ONY

Lima tahun yang lalu, saya berkenalan dengan Ony, tingginya

sekitar 160cm, nggak jauh beda dengan saya yang cuma

165cm saja, yah walaupun saya pendek tapi saya

mensyukurinya. Ony begitu atractive, pintar bicara,

dan enak diajak berdiskusi, dia bekerja di perusahaan

swasta di daerah industri muka kuning Batam, saya juga

bekerja didaerah industri yang sama tapi di perusahaan

yang berbeda.

Ony dengan tubuhnya yang montok payudara yang besar

begitu mempesona saya.

Suatu ketika setelah seminggu tidak bertemu dia

menelpon saya; “Hallo mas An, apa kabar..?” suaranya

yang merdu sunggu menggoda saya. “Kabar baik”kataku.

“Mas An saya baru aja masuk malem, besok saya libur

boleh nggak main ke rumah ?”,

“Libur ?, ehmm bolehlah, main aja nanti saya kasih

kunci rumahnya”, kataku menyahut, waktu itu hari Kamis

sedangkan saya liburnya hari Minggu, Sabtu setengah

hari.Jadi saya putuskan si Ony biar nunggu rumah saja.

Si Ony tinggal di perumahan yang disediakan oleh

perusahaannya biasa mereka bilang DOrmitory, sedangkan

saya tinggal didaerah Nagoya, saya sewa satu rumah dan

ditempati bertiga sama teman.

Sore hari kira-kira jam empat saya ditelpon security

dan bilang ada yang menunggu diluar, saya keluar dari

office dan menemuinya diruang security.”Oh Ony saya

kira siapa?, kirain nggak jadi”, ternyata Ony lah yang

datang ke tempat saya bekerja, dia mengenakan pakaian

setelan kaos hitam dan celana hitam dengan rambutnya

yang panjang tergerai bebas. Payudaranya yang besar,

membuat ku nggak bisa nafas. Gllkkk….

“Hmm..hmmm, kok bengong sih mas ?”katanya ,”Oh ehh ehh

ini kunci rumahnya tapi jangan masuk kamar dulu yah

masih berantakan”kata saya tersipu malu.

“Ok mas saya pergi dulu ya “, Ony pun berlalu sambil

melambaikan tangannya.

Saya pun kembali keoffice dan bekerja seperti semula.

Jam 5:30 sore, tigapuluh menit setelah jam kerja usai

saya, pulang kerumah, cepat cepat saya mencari taksi

dan mampir ke Gelael sebentar beli minuman kaleng,

Snack dan buah buahan.

Sampai dirumah saya lihat Ony sedang mengepel lantai.

“eh Ony jangan, aduh kamu kok ngepel lantai segala,

sudahlah jangan diterusin”kataku dengan agak keras,

malu sekali rasanya, baru kenal dua minggu kok dia

sudah ngepel lantai segala (yah saya juga malu soalnya

sudah satu bulan lebih rumah nggak dipel, maklum

bujangan)

“Nggak apa-apa kok mas, biar bersih”kata Ony menyahut,

begitu saya masuk rumah wow.., surprise, ruangannya

bersih sekali wangi lagi, piring piring yang

bergeltakan sudah bertengger di rak piring, lebih

surprise lagi waktu saya masuk kekamar, seprei sudah

ditata rapih sekali, baju baju yang bergelantungan

sudah tidak ada, semua sudah bersih sekali dan harum

lagi, rupanya Ony membeli pengharum ruangan.

“Ony sini kamu !”teriak saya, “Apa sih mas”katanya

“Saya kan sudah bilang jangan masuk kamar dulu, kamu

ini gimana sih”  “Maaf deh mas soalnya kamar mas nggak

dikunci lagipula berantakan dan bau lagi makanya saya

beresin, tenang aja baju baju mas sudah saya cuci

semua”katanya, padahal bukan hanya baju saja

bergeletakan, celana dalam saya yang kotor saja numpuk

dikamar.”Ok deh saya ucapkan terimaasih dan ini buat

kamu, saya mau mandi dulu, kamu udah mandi belum

?”kataku sambil menyerahkan buah yang dibeli tadi dan

masuk kekamar mandi.”Ya deh mas mandi dulu nanti saya

gantian mandi setelah mas”saya pun masuk kekamar mandi

yang ada didalam kamar, ya ampun, kamar mandinya pun

sudah dia bersihkan, malu rasanya tapi ya sudah lah.

Jebur..jebur..jebur..setelah mandi, eit saya lupa

membawa handuk. wah gimana nih, saya intip pintu dan

lihat kekamar, wah untuk si Ony ada diluar kamar, saya

langsung masuk kekamar dan mengambil Handuk dilemari.

Waktu mau ganti baju,”Aaaawww …”si Ony didepan pintu

menjerit “Saya pun dengan reflek menutup kemaluan

saya, “On tutup pintunya gimana sih kamu itu ” eh

dianya bukan nya nutup pintu malah bengong , ya sudah

saya pakai saja celana cepat cepat terus tanpa memakai

baju saya keluar dan saya tarik si Ony kedalam

kamar,”On tadi kamu lihat ya ?” “lihat apa sih mas..”

“Ah kamu On tadi kenapa kamu bengong aja waktu saya

suruh menutup pintu?” “Oh ehmm anu mas tadi itu saya

nggak sengaja saya minta maaf deh mas”katanya, saat

itu saya sudah nafsu banget lihat dadanya yang gede,

terus keluarlah niat jahat saya”On kalau kamu sudah

lihat punya saya, saya harus lihat punya kamu dong

sini”saya tarik si Ony dan saya peluk si Ony menjerit

tapi langsung diam begitu lidah saya menyentuh

lidahnya.’” hmm mass ohhhh , hmmm “katanya

Terus kucium lehernya dan dia makin menggila aja

rupanya dia sudah nafsu berat nih. Tiba tiba dia

mendorong tubuh saya “sudah ahh mass nanti saya nggak

kuat , hhhhh “katanya sambil mendorong tubuh saya

“Kalau nggak kuat ya terusin aja “kataku sambil

meluruskan si junior (pinjem istilah) yang udah keras

kaya beton cor. Si Ony melihat gerakan saya ketawa,

“Apa kamu lihat lihat nih lihat gara gara kamu di

marah marah ni”kata saya sambil menunjuk ke Junior

yang menyembul dibalik celana dalam saya. Tiba tiba si

Ony menarik saya dan menciumi saya lagi, saya diem aja

dan menimati, ciumannya maut sekali mungkin ini yang

namanya french kissing, bibir nempel lama terus

dilepas nempel sebentar terus dilepas berirama, gila

anak ini pinter sekali, terus lama lama tanganya

bergerak mengelus si Junior, junior yang emang udah

tegak langsung aja melonjak lonjak kegirangan, ehhm

mau ngapain ini ah mendingan diem aja, rupanya si Ony

ini senang bergerak sendiri sesudah mengelus junior

dia buka celana dalam saya dan terus mincium dada saya

diisapnya pentil susu saya, waaah berat nih.

Aduh si Junior sudah kenceng sekali nih, terus dia

kocok sijunior makin keras , makin keras, posisi kita

masih berdiri, terus dia menjilati badan saya turun

turun sampai ke Junior, Junior sudah tepat

dihidungnya, diciuminya kepala Junior, dan tiba tiba

crot crot ahhhhhhhh Ooooooonnnnnyyy saya nggak kuat

lagi, saya udah nggak bisa nahan lagi muntah lah semua

isi si Junior kemuka Ony , Ony pun agak kaget dan

sebagian muncratnya kemulutnya , ada 7 kali semprotan

dasyat kewajah dan mulutnya,….

“Ohh maaf On saya udah nggak kuat lagi”

“Nggak apa apa mas,…. saya terusin aja ya…

“katanya sambil melahap si Junior

pembaca tarik nafas dululah nanti saya lanjutkan

petualangan seru saya sama si ONY caooooo

Matahari senja mulai tenggelam, cahaya jingga

mengintip disela sela jendela yang terbuka, dengan

wajah sendu Ony memandang ku dan tatapan matanya yang

mengajak membuat saya nggak mampu berpikir lagi,

kupegang kepalanya yang tepat di batang Junior ku,

terus tanpa diminta dengan bernafsu Ony melahap si

Junior, dihisapnya

dengan kuat, “aaaaaahhhhh…..” auuww rasanya gila

betul naik kelangit kesepulu kali. Kemudian setelah

habis dihisap sari mani si Junior, Ony berdiri dan

dengan bibir berlepotan sperma dia berkata “Gimana mas

AN mau terus apa nggak ?” “Hah “saya hanya bengong

saja nggak bisa berkata apa apa. Kemudian si Ony

membuka kaos hitamnya dengan cepat dan kemudian celana

jeannya, semua berlangsung demikian cepat. Sampai

tinggal BH dan CD nya. Kemudian dia mendekati saya

lagi dan mengulum bibir saya, hueeekk gila saya

merasakan sperma saya sendiri, asin rasanya, makin

gila dia menciumi saya, wah si Junior sudah berdiri

lagi nih. Wah sekarang giliran ku lah yang aktip,

dengan cepat kudorong dia keranjang terus gantian

kuciumi seluruh tubuhnya, mulai leher, kemudian

perlahan saya buka BH nya, dan toooooiiiiing,

menyembul deh bukit kembarnya, putingnya sudah keras

tegak warnanya coklat muda, lingkarannya kecil, terus

kuhisap kedua putingnya “eoooooohh, mas An jangan

berhenti …”

tangannya  mengusap usap kepalaku dan terus saja saya

jelajahi  seluruh lekuk tubuhnya. Sampai…ini yang

paling seru,  sampai di daerah yang disebut orang

segitiga emas,

terus ku buka CD nya sudah nggak bisa pelan pelan

lagi, tarik aja dengan cepat terus, kubuka belahannya

waaaaw, sudah basah pangkal pahanya, belahannya merah

tua, indah sekali terus pelan pelan kujilat belahan

nya dari ujung klit nyaa terus jilat tanpa putus ke

bawah sampai di lubang surganya berhenti sebentar

hirup napas turun lagi sampai ke perineumnya terus

balik arah naik lagi keatas sampai ujung klitnya, wah

enak rasanya, baunya khas sekali, O ya belum saya

ceritakan si Ony ini kulitnya sawo matang tapi agak

kuning dikit, jadi mekinya agak gelap dikit warnanya.

Saat kegiatan menjilat ini ( lebih baik daripada

menjilat atasan )”Oh mass An Ony udah nggak tahan

aaaahhhh, mass . ” Tiba tiba ditariknya

(dijambak) rambut saya dengan keras dan dilipatnya

pahanya dengan keras “Massssss ahh Ony udah nggak

tahan nih, oouuhh mass An..aduhh ohhh ” gila mungkin

sudah sampai kali dia, kemudian setelah agak mengendor

jepitannya saya buka pahanya dan tarik nafas dalam

dalam, haaah segar rasanya udara tidak terkontaminasi

oleh emisi memeknya yang dasyat itu. OOO h tarik nafas

dulu, terus saya naik lagi saya cium bibirnya dan “Ony

, terusin jangan “..dipaandangnya saya dengan lembut

dan sayu “Terserah mas aja ” Hah gile terserah

katanya, hmm gimana lagi tancep aja deh . Terus saya

atur posisi tempur saya. Gaya tradisional aja dulu deh

, Pelan pelan Junior yang sudah tegar dari tadi saya

usap usapkan ke belahan nya pelan pelan saya masukin

dan blesss masuk cm demi cm, ” Ooooo hh hh mass

….”masuk semua si 17 cm itu, kedalam guanya, kok

gampang ya, ah masa bodohlah yang penting goyang dulu,

terus ku genjot sampai pegel, banjir lokal terus

bertambah banjir. Terus kucabut dan ganti posisi

missionari position (ini gaya faporit saya). Ku tancap

terus dengan gerakan 7 dangkal dan 2 dalam, sampa si

Ony menjerit dan orgasme mungkin dua kali. Samapai

kemudian kepala si Junior berkejut kejut dan cepat

kutarik dan “Onnn saya mau keluar nih..”Terus cepat

kuarahkan Palkon ke perutnya, tiba-tiba si Ony duduk

dan ditariknya palkon ke mulutnya dan dihisapnya kuat

kuat dan ya sudah jelas crot crot crot ada 6 kali

semprotan masuk ke mulutnya, kemudian dengan ganas

dihisapnya ahhh gila rasnya enuuuuak sekali. Kemudian

kita berbaring dikasur, dia berbaring miring saya juga

berbaring miring dan berpandangan, lama sekali kita

berpandangan…

Terus diciuminya saya dengan lembut, tiba tiba air

matanya menetes… elho kok nangis..

“Mas …hhemmh saya tahu, mungkin mas anggap saya nih

pelacur murahan, buat saya nggak apa apa mas, saya

tahu orang seperti saya ini sudah nggak ada harganya

lagi dimata orang seperti mas, saya ta….”Terus cepat

kucium dia, air matanya terus mengalir “Onny kamu kok

bicara seperti itu, apa maksudnya, saya tidak pernah

punya pikiran macam macam seperti kamu, kita ini kan

sudah dewasa, apa yang kita lakukan kita

pertanggungjawabkan sendiri.., sama juga yang baru

saja kita lakukan kitalah masing masing sebagai

individu yang betanggung jawab”Kemudian hening lama

sekali, terus supaya suasana cair saya ajak dia mandi.

Setelah mandi waktu itu sudah jam 21:00 gila hampir

empat jam kita ngesek, terus Ony saya ajak keluar..

cari makan di daerah Nagoya.

Setelah putar putar sebentar kita berhenti diWarung

makan Sop Ikan, setelah membayar taksi kemudian kita

pesan Sop Ikan yang terkenal enak itu, kalau ke Batam

mampir deh so pasti ketagihan.

Kemudian saat makan Ony kelihatan merenung sendu

wajahnya, “On kamu kenapa sih kok melamun begitu .?”

“Mas .., kayaknya mas bakal seperti cowok cowok

lainnya yang habis manis sepah dibuang ..” katanya

dengan lirih hampir nggak kedengaran.

“Kamu bicara apa sih On, masa depan kita kan masih

panjang jangan mikirin yang begitu dong.?”kataku

menyahut sekenanya.

“Sebenarnya sejak kenal mas saya sudah jatuh hati sama

mas, mas ini impian tiap wanita..” ( hah dia ini

ngomong apa sih) pikirku dalam hati. “Mas sarjana gaji

besar, tampang boleh, baik hati pokoknya mas itu

idaman saya, saya rela memberikan semua untuk mas,

“Ony meneruskan bicaranya, sup ikan dimejanya hanya

diutak atik dengan sendoknya tidak disentuh nya sama

sekali, karena nggak tahu harus bicara apa saya hanya

diam saja, nggak lama suasana jadi hening sekali

kemudian Ony bicara lagi kali ini agak terisak.”Tapi

saya tahu mas belum tentu mau menerima saya yang sudah

cemar ini, tapi asal mas tahu saya nggak pernah

berhubungan dengan lelaki lain selama ini,, kecuali,

kecuali..” tangis nya meledak, sementara saya semakin

bingung  mau berbuat apa “Kecuali lelaki kurang ajar

yang tidak mau bertanggung jawab itu, sungguh mas

hanya sekali saja dulu , dan saya menyesal, kalau saya

mau berbuat itu sama mas itu karena saya suka dan…

cinta sama mas” jreng,hati saya berdegup keras, waduh

gawat nih.”Tapi kalau mas nggak suka sama saya saya

nggak tahu lagi harus berbuat apa..”Ony terisak lagi.

“Sudah dulu On kita makan dulu tuh kasihan ikannya

sudah hancur sudahlah makan dulu nanti kita bicara

lagi”akhirnya keluarlah kata kata bijak dari mulut

saya.

Kemudian dengan saling berdiam diri kita makan, sop

ikan yang biasanya enak dilidah jadi hambar rasanya.

Kemudian setelah makan kita jalan jalan sepanjang kota

Batam yang malam itu terlihat indah.

Kemudian saya tanya Ony mau pulang atau ikut saya,

“Ony sih terserah mas, kalau mas mau membuang Ony

dilautpun Ony pasrah saja, “katanya. “Oke On kamu

boelh nginap dirumah saya, tapi apa yang terjadi nanti

saya nggak tanggung lho ?”kata saya setengah

bercanda.Ony mencubit dengan manja. Kemudian kita

mencari taksi dan pulang kerumah saya.

Malam ini Ony akan menjadi milik saya, apa yang

terjadi nanti ahh hanya diatas lah yang tahu.

Sepanjang perjalanan kami saling bertatapan, Ony nggak

tahu apa yang dipikirkannya, sementara saya mungkin

yang ada dikepala saya hanya teteknya yang besar dan

sedap dan mekinya yang harum itu.

Incoming search terms:

No related posts.