Sepenggal Mentari Warna Jingga di Losari.
Seperti sore-sore sebelumnya, duduk terpaku menatap mentari saat-saat akhir menjelang malam. Warna jingga yang menerawang jatuh ke pangkuan senja yang kian menawan. Kesendirianku beberapa hari ini menciptakan lamunan-lamunan indah dan menempati hampir seluruh ruang dalam benakku. Seiring jatuhnya mentari ke kaki langit ufuk barat sana, semakin terasa nuansa lain yang mendesir di pelataran khayalku. Semilir angin mamiri Kota Daeng, Makassar, seakan membangkitkan lagi debaran-debaran yang makin terasa bergejolak di dadaku. Raut wajah datar menatap mentari yang makin tenggelam. Seiring dengan terbayang kembalinya sebuah kejadian yang tentu saja masih segar dalam ingatan. Dua minggu lalu. Andai saja waktu bisa berulang. Tapi tidak! Waktu terus berlalu membawa kejadian demi kejadian.
Categories: Cerita Dewasa, Cerita Seks Affair, Cerita Seks Gigolo, Cerita Seks Kiriman Pembaca, Cerita Seks Remaja, Cerita Seks Setengah Baya, Cerita seks umum Tags: affair, bugil, cantik, cerita hot, cerita panas, cerita sek, cerita seks, cewek, daun muda, dosen, duda, gadis, gigolo, guru, janda, jejaka, kesepian, panas, perawan, seksi, Sepenggal Mentari Warna Jingga di Losari, setengah baya
AXE versi Dante
Anda masih ingat iklan AXE? Dimana seorang lelaki dan wanita yang bertemu dalam lift, saling memandang, si wanita dengan pandangan begitu horny sambil menggigit bibir bawahnya. Sementara si cowo juga memandang, mendeteksi kemungkinan tuk menggarap wanita yang bersamaan dengannya di dalam lift tersebut.
Incoming search terms:
Categories: Cerita Dewasa, Cerita Seks Affair, Cerita Seks Gigolo, Cerita Seks Kiriman Pembaca, Cerita Seks Remaja, Cerita Seks Setengah Baya, Cerita seks umum Tags: affair, bugil, cantik, cerita hot, cerita panas, cerita sek, cerita seks, cewek, daun muda, dosen, duda, gadis, gigolo, guru, janda, jejaka, kesepian, panas, perawan, seksi, setengah baya
Chating Pembawa Nikmat.
Nama saya Agus, umur 22 tahun. Cerita ini bermula dari chatting. Suatu malam karena saya merasa suntuk dan bosan, lalu saya hidupkan komputer dan mulai chatting. Iseng-iseng saya klik sebuah nama dan kami mulai pengenalan diri masing-masing. Singkat kata kami janjian ketemu di suatu tempat, dan dia bilang dia memakai pakaian putih dan bawahnya jeans. Besoknya kami ketemu dan ternyata itu teman ibu saya. Gila! langsung saja saya maunya menghindar tapi keburu dia menyapa duluan, ya sudah terpaksa deh dengan muka tebal dan sedikit merah menyapa balik. Namanya Tante D (34), orangnya cantik, tubuhnya seksi (karena setiap saya mengantar ibu saya senam, dia selalu ada di sana) buah dadanya besar, kulitnya mulus putih, pokoknya seksi habis. Saya saja waktu melihat dia pertama kali waktu dia memakai baju senam, “adik” saya langsung bangun tidak karuan kerasnya. Apalagi sekarang berhadapan langsung sama orangnya, wah.. pokoknya tidak bisa dibayangkan deh.
Incoming search terms:
- chating cerita sex (1)
- merayu tante (1)
Categories: Cerita Dewasa, Cerita Seks Affair, Cerita Seks Gigolo, Cerita Seks Kiriman Pembaca, Cerita Seks Remaja, Cerita Seks Setengah Baya, Cerita seks umum Tags: affair, bugil, cantik, cerita hot, cerita panas, cerita sek, cerita seks, cewek, Chating Pembawa Nikmat, daun muda, dosen, duda, gadis, gigolo, guru, janda, jejaka, kesepian, panas, perawan, seksi, setengah baya
Wisata ke Bali.
aku mengikuti tour jasa wisata umum di kotaku untuk menuju ke pulau Bali. Bis direncanakan berangkat pukul 17.00 dari tempat jasa wisata tersebut. Peserta berkumpul dan mulai masuk bis yang disediakan dengan nomor kursi yang telah ditetapkan. Peserta kebanyakan kaum muda yang sedang lelah bekerja dan ingin santai menikmati suasana lain di luar kantor.
Incoming search terms:
Categories: Cerita Dewasa, Cerita Seks Affair, Cerita Seks Gigolo, Cerita Seks Kiriman Pembaca, Cerita Seks Remaja, Cerita Seks Setengah Baya, Cerita seks umum Tags: affair, bugil, cantik, cerita hot, cerita panas, cerita sek, cerita seks, cewek, daun muda, dosen, duda, gadis, gigolo, guru, janda, jejaka, kesepian, panas, perawan, seksi, setengah baya, Wisata ke Bali
Percumbuan Terpanjang Yang Pernah Kulakukan.
Dalam kehidupan Val ada beberapa pria, tetapi hanya tiga yang membuatnya berkesan. Di antara yang tiga ini, adalah Arya, seorang pria Indonesia dengan sedikit darah Belanda di tubuhnya (ayahnya Ambon-Belanda, dan ibunya seorang Jawa). Mereka bertemu ketika masih sama-sama kuliah di Bedford, Inggris. Pada awalnya mereka cuma berteman, dan Val menyukai Arya yang jauh lebih easy going dibanding teman-teman Asia lainnya. Selain itu, Arya bisa bermain piano, sesuatu yang selalu menjadi kekaguman Val.
Incoming search terms:
- rumahsekindonesia com (2)
- Aku mau ngentot sama laki laki namanya boston (1)
- Cerita sex perenang wanita masih perawan (1)
- cerita sex terpanjang (1)
- ceritapenis paling panjang (1)
- cerpen panas dikapal (1)
- cerpen percumbuan (1)
- nikmatnya main seks sama wanita ambon (1)
- sex dengan ibu ambon (1)
- TANTE SMA MONTOK BANGET BAHENNOL (1)
Categories: Cerita Dewasa, Cerita Seks Affair, Cerita Seks Gigolo, Cerita Seks Kiriman Pembaca, Cerita Seks Remaja, Cerita Seks Setengah Baya, Cerita seks umum Tags: affair, bugil, cantik, cerita hot, cerita panas, cerita sek, cerita seks, cewek, daun muda, dosen, duda, gadis, gigolo, guru, janda, jejaka, kesepian, panas, perawan, Percumbuan Terpanjang Yang Pernah Kulakukan, seksi, setengah baya
ANI PERAWAN
Aku seorang mahasiswa berumur 21 tahun. Pada saat liburan semester aku pulang ke kampungku di Garut. Untuk mengatasi kejenuhan, aku jalan-jalan di kota tersebut. Dan masuk ke sebuah pusat belanja di kota kecil itu. Secara tak sengaja aku memandangi seorang gadis yang bisa dikatakan cantik. Wajahnya memancarkan kecantikan alami yang jarang ditemui pada seorang gadis kota.
Singkat cerita kami berkenalan. Namanya Ani, berumur 16 tahun. Duh, senang sekali aku bisa kenalan dengan gadis seperti dia. Bulan demi bulan telah berlalu, kamipun semakin akrab dan sering berhubungan lewat telepon. Singkat kata, kamipun sepakat untuk menjadi sepasang kekasih.
Pada liburan semester selanjutnya, kami berjanji bertemu di rumahnya. Rumahnya sih sederhana, maklum bapaknya hanya pedagang kecil, tapi bukan itu yang aku lihat. Malam itu kami berdua menonton layar tancap, hal yang sebenarnya cukup simple tapi yah namanya juga lagi kasmaran. Kami pulang jam sembilan malam atas keinginan Ani. Ternyata sampai di rumah pacarku, kami hanya menerima titipan kunci rumah. Keluarganya sedang pergi menegok teman ayah pacarku yang sedang sakit keras.
Malam itu dingin sekali, Ani permisi untuk ganti pakaian. Saat kulihat Ani dengan pakaiannya yang sederhana itu aku terpaku, betapa cantik dan anggunnya dia walaupun hanya memakai pakaian biasa. Aneh, ada seuatu yang aneh yang menjalar ke perasaanku.
“Lho, ada apa Kang?”, tanya Ani.
“Ah, nggak ada apa-apa!”, jawabku.
“Kok melihat Ani terus?”, tanyanya lagi.
“Ngak kok!”, jawabku.
“Kamu cantik, An”.
“Ah Akang!”, katanya lagi dengan tersipu.
Lama kami berpandangan, dan aku mulai mendekati dirinya. Aku pegang tangannya, lalu kuraba, betapa lembut tangannya. Kami saling berpegangan, meraba dan membelai. Perlahan kubuka pakaiannya satu persatu, kulihat ia dalam keadaan setengah telanjang. Kupandangi dadanya di balik BH putihnya, kupandangi seluruh tubuhnya, kulitnya yang sawo matang.
“Kang, bener Akang cinta ama saya?”, tanyanya lagi.
“Bener, Akang cinta ama kamu!”, jawabku sambil membuka BH dan Celana dalam warna putihnya.
Kini ia polos tanpa satu benangpun menutupi tubuhnya. Kubaringkan ia di tempat tidur, lalu kuciumi seluruh tubuhnya. Tubuh Ani bergetar hebat, menandakan bahwa dia baru pertama kali ini melakukan hubungan seks dengan lawan jenisnya.
Lalu kubuka selangkangannya dan kumasukkan penisku dengan extra hati-hati. Ani mengerang dengan pasrah, lalu kusuruh ia untuk menggigit bantal agar suaranya tidak kedengaran oleh tetangga. Kugerakkan penisku, maju mundur. Mata Ani merem melek keenakan. Nafasku mulai memburu, dan Ani mulai tidak bisa mengontrol dirinya, dia memegang bantal dengan eratnya, gerakanku semakin cepat, aku ingin sekali menembus pertahanannya yang rapat itu. Kupegangi payudaranya, kujilat, kukulum, dan kurasakan penisku mulai menegang dan, “Cret…, cret…, cret”. Spermaku keluar dengan deras, Ani memelukku dengan erat dan kamipun terbaring kelelahan. Dalam hati aku bertekad untuk menikahi gadis itu, karena aku sangat mencintainya.

View full post on KUMPULAN CERITA SEX
Incoming search terms:
Chatting Membawa Nikmat … Hoky Aku.
Nama saya Agus, umur 22 tahun. Cerita ini bermula dari chatting. Suatu malam karena saya merasa suntuk dan bosan, lalu saya hidupkan komputer dan mulai chatting. Iseng-iseng saya klik sebuah nama dan kami mulai pengenalan diri masing-masing. Singkat kata kami janjian ketemu di suatu tempat, dan dia bilang dia memakai pakaian putih dan bawahnya jeans. Besoknya kami ketemu dan ternyata itu teman ibu saya. Gila! langsung saja saya maunya menghindar tapi keburu dia menyapa duluan, ya sudah terpaksa deh dengan muka tebal dan sedikit merah menyapa balik. Namanya Tante D (34), orangnya cantik, tubuhnya seksi (karena setiap saya mengantar ibu saya senam, dia selalu ada di sana) buah dadanya besar, kulitnya mulus putih, pokoknya seksi habis. Saya saja waktu melihat dia pertama kali waktu dia memakai baju senam, “adik” saya langsung bangun tidak karuan kerasnya. Apalagi sekarang berhadapan langsung sama orangnya, wah.. pokoknya tidak bisa dibayangkan deh.
Incoming search terms:
- cerita sex senam (6)
- cerita ngentot senam (3)
- cerita seks senam (3)
- Cerita ngentot saat senam (2)
- cerita ngentot membawa nikmat (2)
- ngentot saat nonton tv dan tiba-tiba hujan (2)
- cerita sex tante senam (2)
- cerita sex tante senam hot banget (1)
- melihat ibu kandung senam orgasme (1)
- cerita sex sambil lihat tv (1)
Categories: Cerita Seks Affair, Cerita Seks Remaja, Cerita Seks Setengah Baya, Cerita seks umum Tags: affair, bugil, cantik, cerita hot, cerita panas, cerita seks, cewek, Chatting Membawa Nikmat, daun muda, dosen, duda, gadis, guru, Hoky Aku, janda, jejaka, kesepian, panas, perawan, seksi, setengah baya







