Berawal dari Sebuah Khayalan.
Cerita ini di mulai waktu saya masih duduk di kelas 1 SMA di kota B. Usia saya sekarang 33 tahun, berarti kejadian ini terjadi 16 tahun yang lalu.
Incoming search terms:
- cerita tante ngajarin ngentot (7)
- Cerita ngajarin ngentot (6)
- Ngajarin anak ngentot (5)
- cerita ngajarin anak kecil ngentot (5)
- cerita mama ngajari anak ngentot (4)
- Tante ngajarin ngentot (4)
- mama ngajarin sex anak ya (4)
- ngesek gara pijatan simbok (3)
- Cerita ngentot tetangga ku\mbok yang bahenol sexi (3)
- cerita ngentot gara gara game (3)
Categories: Cerita Seks Remaja Tags: affair, bugil, cantik, cerita hot, cerita seks, cewek, daun muda, dosen, duda, gadis, guru, janda, jejaka, kesepian, panas, perawan, seksi, setengah baya
Kurelakan Perawanku Untuk Guruku.
Sebut saja namaku Etty (bukan yang sebenarnya), waktu itu aku masih sekolah di sebuah SMA swasta. Penampilanku bisa dibilang lumayan, kulit yang putih kekuningan, bentuk tubuh yang langsing tetapi padat berisi, kaki yang langsing dari paha sampai tungkai, bibir yang cukup sensual, rambut hitam lebat terurai dan wajah yang oval. Payudara dan pantatkupun mempunyai bentuk yang bisa dibilang lumayan.
Dalam bergaul aku cukup ramah sehingga tidak mengherankan bila di sekolah aku mempunyai banyak teman baik anak-anak kelas II sendiri atau kelas I, aku sendiri waktu itu masih kelas II. Laki-laki dan perempuan semua senang bergaul denganku. Di kelaspun aku termasuk salah satu murid yang mempunyai kepandaian cukup baik, ranking 6 dari 10 murid terbaik saat kenaikan dari kelas I ke kelas II.
Incoming search terms:
Categories: Cerita Dewasa, Cerita Seks Affair, Cerita Seks Gigolo, Cerita Seks Remaja, Cerita Seks Setengah Baya, Cerita seks umum Tags: affair, bugil, cantik, cerita hot, cerita panas, cerita sek, cerita seks, cewek, daun muda, dosen, duda, gadis, gigolo, guru, janda, jejaka, kesepian, Kurelakan Perawanku Untuk Guruku, panas, perawan, seksi, setengah baya
Tatik Atasanku 2
Untuk lebih mengakrabkan hubungan kerja di kantor, teman-teman kantor mengadakan acara pergi bersama ke tempat santai, yaitu di daerah pegunungan yang berhawa dingin. Semua teman-teman kantor pada ikut, tidak terkecuali Mbak Tatik. Namun aturannya, bahwa semua karyawan dan karyawati harus ikut dan tidak boleh bawa pacar, biar lebih bebas (pada saat itu kami semua belum berkeluarga, kecuali Mbak Tatik tentunya). Hanya Mbak Tatik saja yang diperkecualikan untuk membawa keluarga (dalam hati aku sangat kecewa, karena tidak bisa bebas mendekati Mbak Tatik, karena takut ada suaminya).
Incoming search terms:
Categories: Cerita Seks Affair, Cerita Seks Gigolo, Cerita Seks Remaja, Cerita Seks Setengah Baya, Cerita seks umum Tags: affair, bugil, cantik, cerita hot, cerita panas, cerita seks, cewek, daun muda, dosen, duda, gadis, guru, janda, jejaka, kesepian, panas, perawan, seksi, setengah baya, Tatik
Lengah dan terbuai.
Aku seorang wanita walau belum pernah menikah tapi sempat berhubungan intim dengan seorang pria kekasihku beberapa tahun yang lalu. Hubungan kami terpaksa berhenti setahun yang lalu ketika orang tuanya yang kaya raya tidak menyetujui hubungan kami tersebut. Terakhir ku dengan mantan kekasihku itu telah menikah dan pindah kekota lain yang tidak ingin kuketahui persisnya dimana.
Incoming search terms:
- Hotnya sex (3)
- Pertahananku jebol (2)
- cerita pertahananku jebol (2)
- kumpulan cerita ciuman and sex (2)
- Akhirnya pertahananku jebol juga (1)
- tak tertahankan vaginaku (1)
- pertahananku jebol setelah disetubuhi orang lain (1)
- kumpulancerita sex hot dan seru (1)
- hotnya ciuman kekasihku (1)
- goyang sengol sek hot (1)
Categories: Cerita Dewasa, Cerita Seks Affair, Cerita Seks Gigolo, Cerita Seks Kiriman Pembaca, Cerita Seks Remaja, Cerita Seks Setengah Baya, Cerita seks umum Tags: affair, bugil, cantik, cerita hot, cerita panas, cerita sek, cerita seks, cewek, daun muda, dosen, duda, gadis, gigolo, guru, janda, jejaka, kesepian, Lengah dan terbuai, panas, perawan, seksi, setengah baya
Tante pun Didapat Dari On Air.
Sejak berada dibangku SLTA, saya mempunyai hoby merakit alat-alat elektronika, yang salah satunya adalah alat komunikasi Handheld Transceiver (HT). Setelah rampung merakit dan berhasil untuk digunakan berkomunikasi kini hari-hariku terisi dengan membuang kejenuhan melalui alat komunikasi tersebut. Sampai suatu saat ditengah malam, saya ngebrik dengan seorang wanita di channel khusus yang hanya dapat kami pergunakan berdua alias “mojok” dengan fasilitas symplex duplex. Asyik memang sehingga tak terasa sudah larut malam.
“Mah.., udah larut malam nich, masak hanya ngobrol terus tanpa tindakan?”, tanyaku agak manja.
“Emang Papa mau ngapain, kita khan cuma bisa berbicara aja”, balasnya di seberang sana.
“Engg maksud Papa.., ehm ssth”, suaraku sengaja mendesah merayu.
“Ach Papa, dadamu menggairahkan emm apalagi pen.., auh besarnya”.
“Emmh mah, buah dadamu montok, bersih dan itu.., putingnya merah jambu.., Papa ingin mengulumnya mah”.
“Ini pah silakan.., ahh.., aih.., terus pah auh..”.
Demikian hangatnya komunikasi ini sampai tak terasa celana dalamku basah oleh lendir kental seperti susu milk.
“Mah saya udah keluar nich, Mama udah belum?, tanyaku.
“Mamah belum apa-apa tuh pah”, jawabnya.
“Gimana pah kalau besok kita KOPDA (Kopi Darat)”.
“Oke dech mah, tapi dimana?
“Emm di Matahari Plasa lantai IV, tepatnya di Rumah Makan Dandaman, aku disana pakai T-shirt hitam dan celana Jeans Biru. Cari aku disana yah..”.
“Oke deh,.. Lalu jam berapa?”.
“Ya.., jam 10 pagi, bisa nggak?
“Pasti bisa deh.., oke sampai ketemu besok ya.., daah cup ah cheerio mam.”
“Cup ah juga pah sampai besok.., cerio”.
Incoming search terms:
Categories: Cerita Seks Affair, Cerita Seks Remaja, Cerita Seks Setengah Baya, Cerita seks umum Tags: affair, bugil, cantik, cerita hot, cerita panas, cerita seks, cewek, daun muda, dosen, duda, gadis, guru, janda, jejaka, kesepian, panas, perawan, seksi, setengah baya, Tante pun Didapat Dari On Air
Affair Dengan Bossku Yang Cantik.
Sudah dua tahun aku bekerja di perusahaan swasta ini. Aku bersyukur, karena prestasiku, di usia yang ke 25 ini aku sudah mendapat posisi penyelia. Atasanku seorang wanita berusia 42 tahun. Walaupun cantik, tapi banyak karyawan yang tidak menyukainya karena selain keras, sombong dan terkadang suka cuek. Namun sebagai bawahannya langsung aku cukup mengerti beban posisi yang harus dipikulnya sebagai pemimpin perusahaan. Kalau karyawan lain ketakutan dipanggil menghadap sama Bu Melly, aku malah selalu berharap dipanggil. Bahkan sering aku mencari-cari alasan untuk menghadap keruangan pribadinya.
Incoming search terms:
- cerita sex suami orang kugoda saat ketemu di jalan (3)
- afair ibu muda pebisnis dengan mahasiswa (2)
- bossku yang nakal com (2)
- crt sex dgn teman2 kantor (1)
- crt sex dgn 2 cwek cntik (1)
- Crt seks cinta (1)
- crt sex di mobil (1)
- crt sex indahnya tbuh tanteku (1)
- Di robek bossku 1 (1)
- Dia rekan suamiku mulai kugoda dia (1)
Categories: Cerita Seks Affair, Cerita Seks Gigolo, Cerita Seks Remaja, Cerita Seks Setengah Baya Tags: affair, Affair Dengan Bossku Yang Cantik, Artis, Artis BugiL, Artis Indonesia, Artis Indonesia BugiL, Artis Mancanegara, Artis Telanjang, bugil, cantik, cerita hot, cerita panas, cerita seks, cewek, Cewek BugiL, Cewek Telanjang, daun muda, disen, duda, Foto BugiL, Foto Telanjang, gadis, Gadis Bugil, Gadis Indonesia, Gadis Indonesia BugiL, Gadis Telanjang, guru, Indonesia BugiL, janda, jejaka, kesepian, Mahasiswi BugiL, Models, Models Indonesia, panas, perawan, seksi, Seleb, setengah baya, Siswi SMU BugiL, Telanjang, Wanita BugiL, Wanita Telanjang
ANI PERAWAN
Aku seorang mahasiswa berumur 21 tahun. Pada saat liburan semester aku pulang ke kampungku di Garut. Untuk mengatasi kejenuhan, aku jalan-jalan di kota tersebut. Dan masuk ke sebuah pusat belanja di kota kecil itu. Secara tak sengaja aku memandangi seorang gadis yang bisa dikatakan cantik. Wajahnya memancarkan kecantikan alami yang jarang ditemui pada seorang gadis kota.
Singkat cerita kami berkenalan. Namanya Ani, berumur 16 tahun. Duh, senang sekali aku bisa kenalan dengan gadis seperti dia. Bulan demi bulan telah berlalu, kamipun semakin akrab dan sering berhubungan lewat telepon. Singkat kata, kamipun sepakat untuk menjadi sepasang kekasih.
Pada liburan semester selanjutnya, kami berjanji bertemu di rumahnya. Rumahnya sih sederhana, maklum bapaknya hanya pedagang kecil, tapi bukan itu yang aku lihat. Malam itu kami berdua menonton layar tancap, hal yang sebenarnya cukup simple tapi yah namanya juga lagi kasmaran. Kami pulang jam sembilan malam atas keinginan Ani. Ternyata sampai di rumah pacarku, kami hanya menerima titipan kunci rumah. Keluarganya sedang pergi menegok teman ayah pacarku yang sedang sakit keras.
Malam itu dingin sekali, Ani permisi untuk ganti pakaian. Saat kulihat Ani dengan pakaiannya yang sederhana itu aku terpaku, betapa cantik dan anggunnya dia walaupun hanya memakai pakaian biasa. Aneh, ada seuatu yang aneh yang menjalar ke perasaanku.
“Lho, ada apa Kang?”, tanya Ani.
“Ah, nggak ada apa-apa!”, jawabku.
“Kok melihat Ani terus?”, tanyanya lagi.
“Ngak kok!”, jawabku.
“Kamu cantik, An”.
“Ah Akang!”, katanya lagi dengan tersipu.
Lama kami berpandangan, dan aku mulai mendekati dirinya. Aku pegang tangannya, lalu kuraba, betapa lembut tangannya. Kami saling berpegangan, meraba dan membelai. Perlahan kubuka pakaiannya satu persatu, kulihat ia dalam keadaan setengah telanjang. Kupandangi dadanya di balik BH putihnya, kupandangi seluruh tubuhnya, kulitnya yang sawo matang.
“Kang, bener Akang cinta ama saya?”, tanyanya lagi.
“Bener, Akang cinta ama kamu!”, jawabku sambil membuka BH dan Celana dalam warna putihnya.
Kini ia polos tanpa satu benangpun menutupi tubuhnya. Kubaringkan ia di tempat tidur, lalu kuciumi seluruh tubuhnya. Tubuh Ani bergetar hebat, menandakan bahwa dia baru pertama kali ini melakukan hubungan seks dengan lawan jenisnya.
Lalu kubuka selangkangannya dan kumasukkan penisku dengan extra hati-hati. Ani mengerang dengan pasrah, lalu kusuruh ia untuk menggigit bantal agar suaranya tidak kedengaran oleh tetangga. Kugerakkan penisku, maju mundur. Mata Ani merem melek keenakan. Nafasku mulai memburu, dan Ani mulai tidak bisa mengontrol dirinya, dia memegang bantal dengan eratnya, gerakanku semakin cepat, aku ingin sekali menembus pertahanannya yang rapat itu. Kupegangi payudaranya, kujilat, kukulum, dan kurasakan penisku mulai menegang dan, “Cret…, cret…, cret”. Spermaku keluar dengan deras, Ani memelukku dengan erat dan kamipun terbaring kelelahan. Dalam hati aku bertekad untuk menikahi gadis itu, karena aku sangat mencintainya.
Incoming search terms:
Categories: Uncategorized Tags: perawan







